Just another WordPress.com site

puisi


taubat

di atas tanah aku mengaji
menghapus kata-kata yang menjadi dosa
ku tambah cerita dengan do’a
tentang mereka
tentang orang-orang dibawah tanah
penyesalan atau kebanggaan tak bertambah dosa
aku sekarang hidup
mungkin esok aku bahagia
ku sambut tanah yang menemaniku

mengintip senja

bayangan ku menapak jejak
sehelai berkas kekosongan menghinggapi
sebentar aku melayat
nah…..
ini matahari yang dulu ku tertawakan
penuh kenistaan cahaya

abu

mengepul di udara
bekas api yang telah padam
dan sejuta nyawa meniupnya
ingatkan hidup yang nanti mati

cibel

jendela setumpuk anak jalanan
mengadu hidup dengan tikus lapar
anakku jalanan tak makan
seharian teriak meminta
sedangkan tikusku makan serakus-rakusnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s